10 Larangan Umroh/Haji (Ihram), Ingat-ingat!

Umroh Plus Turki Desember – Jika Anda udah berencana mendaftar Paket Umroh Murah 2018 dengan travel umrah yang Anda pilih, agar ibadah umroh atau haji yang kami melakukan syah menurut syar’i dan untuk hindari membayar pinalti bersifat dam atau denda, maka tersedia 10 larangan yang tidak boleh kami melakukan yaitu:

1. Bagi setiap laki-laki tidak boleh kenakan baju yang tersedia jahitannya dan tidak boleh menutup kepala
Ibnu Umar ra bicara seorang kawan baik udah menanyakan kepada Nabi SAW,” Wahai utusan Allah, baju apa yang boleh dikenakan bagi orang yang berihram?”, Beliau menjawab “ Tidak boleh mengenakan baju, sorban, celana topi dan khuf ( sarung kaki yang terbuat berasal dari kulit), kecuali seseorang yang tidak mendapatkan sandal, maka pakailah khuf, namun hendaklah ia memotongnya berasal dari bawah dua mata kakinya dan janganlah kamu mengenakan baju yang dicelup dengan pewarna atau warna merah”.

2. Bagi wanita tidak boleh menutup wajah dan dua tapak tangannya
Dari Ibnu Umar ra bahwa Nabi bersabda “ janganlah seorang wanita berihram mengenakan cadar dan jangan pula memakai kaos tangan”.
Namun boleh bagi wanita menutupi wajahnya kalau tersedia laki-laki yang melalui di dekatnya

3. Memotong kuku dan rambut/ bulu badan
Allah SWT berfirman”..Dan janganlah kamu mencukur rambutmu sebelum saat binatang hadyu hingga di lokasi penyembelihannya..” ( Al Baqarah ; 196 )
Para ulama juga bersepakat bahwa haram hukumnya memotong kuku bagi orang yang sedang berihram ( al Ijma oleh Ibnul Mundzir hal 57 )

Namun diperbolehkan menghalau rambut namun yang berkaitan perlu membayar fidyah, Allah SWT menegaskan didalam Al qur`an “ Jika salah satu kamu tersedia yang sakit atau gangguan di kepalanya ( lantas ia bercukur ) maka wajiblah ia atasnya membayar fidyah yaitu berpuasa atau berhadaqah atau berkurban..( Al baqarah : 196 )

4. Membunuh atau memburu binatang darat
Allah SWT berfirman “ Dan diharamkan atasmu menangkap binatang buruan darat sepanjang kamu didalam kondisi ihram”. ( Al Maidah : 95 ). Apabila dilanggar, maka jamaah perlu membayar denda dengan membeli makanan seharga binatang yang diburu dan menyedekahkannya kepada fakir miskin atau berikan makanan kepada fakir miskin sebanyak 5/6 liter ( 1 mud ) untuk satu harinya.

5. Memotong atau mencabut tanaman di tanah Haram
Dendanya mirip dengan kalau kami memburu atau membunuh binatang darat layaknya yang udah disebutkan didalam poin sebelumnya.

6. Nikah atau menikahkan
Berdasarkan hadist Utsman berasal dari Usman ra bahwa Nabi bersabda “Orang yang berihram tidak boleh menikahi, tidak boleh dinikahi dan tidak boleh melamar.” ( Sahih: Mukhtashar Muslim no. 814)

7. Bercumbu rayu atau bersetubuh
Apabila jamaah umroh yang berangkat dengan suami atau istrinya dan melakukan jima’ ( jalinan suami istri ) sebelum saat menyelesaikan semua urutan ibadah umroh, maka mereka perlu membayar denda atau dam dengan menyembelih seekor unta atau 7 ekor kambing.

8. Mencaci maki atau mengucapkan kata-kata kotor.
Untuk hindari berasal dari berkata-kata yang kotor, alangkah baiknya kalau jamaah memperbanyak dzikir baik didalam hati maupun dengan diucapkan. Sehingga meskipun didalam kondisi emosi gara-gara hawa panas dan berdesak-desakan waktu thawaf maka yang terucap adalah kalimat-kalimat istighfar dan dzikrullah.

9. Memakai parfum dan minyak rambut
Yang dimaksud sebagai parfum disini adalah wewangian yang ditujukan sebagai parfum, namun kalau mandi dengan sabun yang berbau wangi tidak juga melanggar ihram. Juga tidak boleh kenakan minyak rambut.

10. Berbuat kekerasan layaknya bertengkar atau berkelahi.
Seperti yang dijelaskan didalam surat Al Baqarah ayat 197 “, (Musim) haji adalah sebagian bulan yang dimaklumi barangsiapa yang memastikan niatnya didalam bulan itu dapat mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di didalam masa mengerjakan haji”.

Demikianlah 10 hal yang dilarang dilakukan pada waktu mengerjakan ihram didalam ibadah haji maupun umroh. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar