Kelapa Gading dan Sejarahnya, Jakarta Utara

Kelapa Gading merupakan wilayah kecamatan di Indonesia yang terletak di Kota Jakarta Utara. Kecamatan ini merupakan area yang dikembangkan oleh perusahaan properti Summarecon Agung sejak tahun 1975. Tahun 1970-an, Kecamatan Kelapa Gading tetap dikenal sebagai daerah rawa dan persawahan, kini Kelapa Gading sudah beralih jadi kawasan yang tertib baik dan berkembang pesat. Bahkan, Pemerintah Jakarta Utara hendak menjadikan Kelapa Gading seperti Singapura karena lengkapnya keperluan di sana, baik berasal dari makanan, area tinggal, pakaian, otomotif, film, pendidikan, dan lain-lain. Saat ini pembangunan dan penataan Kelapa Gading sudah diserahkan semuanya kepada puluhan pengembang yang ada, di antaranya PT. Summarecon Agung Tbk, PT Bangun Cipta Sarana, PT Graha Rekayasa Abadi, PT Pangestu Luhur, PT Nusa Kirana dan yang terakhir PT. Agung Podomoro dan Agung Sedayu.

Sejarah
Kelapa Gading mulanya dikenal sebagai daerah rawa dan persawahan. Tapi, sejak pertengahan tahun 1970, PT Summarecon Agung Tbk ( di awalnya bekerja serupa dengan penduduk betawi asli yang lantas pisah dan mendirikan PT Gading Kirana ). jadi memasuki area ini dan membangunnya. Pada awalnya, daerah Pluit masih lebih ramai daripada Kelapa Gading. Tetapi, kini Kelapa Gading telah jadi area yang berkembang pesat.

Baca Juga : Toko Bunga Kelapa Gading

Letak geografis
Wilayah Kelapa Gading dan sekitarnya.Kelapa Gading terletak pada arah timur laut kota Jakarta. Wilayah Kelapa Gading terletak pada ketinggian tidak cukup lebih 5 meter di atas permukaan laut , supaya area ini sangat kerap terkena banjir, terutama pas berjalan siklus banjir 5 tahunan. Namun, sejak rampungnya pembangunan 2 kanal di Jakarta, bisa saja besar Kelapa Gading tidak akan terkena banjir lagi.

Tinggalkan komentar